Kita Semua Adalah Humas PKS

oleh
Humas DPW PKS Jambi
Humas DPW PKS Jambi
Humas DPW PKS Jambi
Humas DPW PKS Jambi

Ditulis oleh: Purwani Puji Lestari, SE
(Sekbid Humas DPW PKS Jambi)

Pksjambi.id (25/10) — Ibarat baru masuk ke sebuah hotel, rumah sakit, atau perkantoran, maka tempat atau orang pertama yang kita cari adalah mbak-mbak di meja resepsionis, atau meja informasi. Karena di situlah semua info tentang hotel, rumah sakit, atau kantor tersebut bisa kita peroleh. Demikian juga dalam hal berpartai.

Ke mana masyarakat umum harus mendatangi, jika ingin tahu informasi tentang PKS? Tentu kepada kita, kader yang terdekat dengannya. Bisa jadi mereka adalah sanak kerabat kita, tetangga kita, atasan kita, guru/dosen kita, teman kita, dll. Maka siapkan diri kita untuk menjadi “meja informasi atau meja resepsionis” bagi setiap warga yang datang. Lha warga kan biasanya pasif ya, sama informasi baru? Lebih sering kurang tertarik, apalagi politik kurang seksi untuk diobrolin, terutama bagi remaja dan ibu-ibu. Bagaimana kalau begitu?

Itu berarti kita harus jadi semacam meja resepsionis yang bersifat portable/mobile/berpindah-pindah untuk PKS. Pakai sistem jemput bola ke calon customer, ibarat hotel atau rumah sakit yang masih dalam masa promo, harus rajin menawarkan. Ingat ya, harus rajin menawarkan!!

Saya mencatat pesan motivator Mario Teguh: berbisnis itu harus sering menawarkan. Bagaimana orang akan tahu produk kita bagus, jika kita malas atau malu untuk menawarkan? Bagaimana masyarakat akan tahu jika PKS masih ada, masih baksos lho, masih direct selling, masih berbagi dengan warga, responsif terhadap persoalan warga sekitar, dll. Kita harus rajin menawarkan PKS kepada publik.

Caranya bagaimana? Pemilu 2019 sudah di depan mata. Mulailah rajin mem-branding PKS melalui cara apapun yang kita bisa. Mempromosikan web dan akun sosmed PKS, membicarakan PKS di tengah warga, berbuat kebaikan atas nama kader PKS. PKS lagi, PKS terus, PKS aja. In syaa Allah, sesederhana itu tapi signifikan dampaknya.

Sales girls produk rokok berpenampilan seksi dengan sangat percaya diri menawarkan segepok rokok kepada para bapak di tengah pasar. Padahal semua orang juga tahu, rokok itu berbahaya bagi kesehatan. Bahkan sales-nya juga tahu rokok itu tidak baik. Sementara kita, yang paham bahwa isi, konten PKS itu adalah kebaikan seluruhnya, justru tampak ogah-ogahan menawarkannya kepada masyarakat. Ada apa dengan ghiroh keislaman dalam hati kita? Apakah kita meragukan komitmen PKS untuk membangun bangsa ini agar baldatun toyyibatun warobbun ghofuur? Astaghfirullaah…

Anggota Dewan PKS jangan sungkan untuk melaporkan kinerja anda kepada rakyat, karena anda adalah wakil mereka. Ini bukan ranah tawadhu’ dan anti-Riya’ jika anggota legislatif banyak ter-ekspos di publik, tetapi ini adalah ranah akuntabilitas. Bahwa Aleg-Aleg kita adalah anggota dewan yang accountable (bisa dihitung) kinerjanya. Lha bagaimana mau dihitung jika tampak/muncul saja tidak?

PKS memang sedang promo, dan akan terus promo sampai Allah menentukan taqdir partai ini 2019 nanti. Ayo bantu promosikan PKS. Waquli’maluu fasayarallaahu ‘amalakum wa rosuuluhu wal mu’minuun (Bekerjalah kamu, maka Allah, Rosul-Nya dan orang-orang mu’min akan melihat hasil kerjamu itu. QS.At Taubah:105).

Khaiir. Mulai sekarang, jadilah kader PKS yang ramah, supel, gaul sama tetangga, murah senyum, suka ngobrol sama siapapun, kenal atau tidak kenal, rajin buka pintu kalau pas di rumah, senang membantu orang lain, tidak anti terhadap berbagai adat kebiasaan di masyarakat, terdepan dalam melayani, dan tingkatkan kepedulian pada sekitar. Karena kita semua adalah etalase PKS. Kita adalah Humas-nya PKS di hati masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.